Susahkan Berhenti merokok?

Sekarang di tiap pinggiran jalan, sudut-sudut kota, di bus kota, makan di warung, atopun di angkot yang biasa saya naiki selalu saja ada orang yang seenaknya merokok. Padahal peraturan pemerintah telah keluar? Apa itu cuman formalitas saja? Saya melihat di TV, denda yang pemerintah tetapkan maksimal 50 juta untuk orang yang merokok di tempat umum. Tapi apa kenyataannya? Warga yang kedapatan hanya ditangkap dan entah apa yang mereka membayar denda atau tidak. Yah begitulah Indonesia..

Melihat kenyataan di atas, muncul pertanyaan di benak saya. Sesusah itu kah berhenti buat merokok? Padahal membaca tulisan di balik bungkusnya saja sudah membuat saya takut. Segitu besarya efek rokok ke tubuh kita. Tapi orang-orang tersebut ga nyadar2 juga? Fungsi paru2 kita yang seharusnya bernilai normal mungkin hanya tinggal setengahnya jika kita udah kebiasaan merokok dari umur belasan tahun. Orang yang menjadi perokok pasif, justru lebih beresiko terkena efeknya. Jauh lebih besar. Kenapa? Jika perokok aktif, menghirup dan menghembuskannya, racun yang masuk mungkin hanya setengahnya. Tetapi kalo perokok pasif? Ketika dia menghirupnya, dia tidak akan menghembuskannya lagi. Apalagi yang udah terpapar asap rokok buat sekian lama.

Rokok? No way!

Sebenarnya ada cara buat menekan keinginan buat merokok. Tapi di Indonesia itu masih mahal banget harganya, yaitu dengan nikotin patch. Obat tersebut di tempel di lengan dan patch tersebut akan melepas perlahan-lahan zat aktifnya. Namanya juga nikotin patch, ya pasti kandungannya juga nikotin. Nikotin tersebut akan menekan saraf dopamin sehingga keinginan kita buat merokok juga bisa berkurang. Tapi, kalo menurutku itu hanya sementara. Aq ga bisa menjamin apa dengan pemakaian patch tersebut anda dapat berhenti sepenuhnya.

Pengalaman teman saya, dia berhenti merokok karena di usianya yang ke 22 tahun ini, dia mulai merasa perubahan yang tentunya negatif buat tubuhnya. Nafasnya sering sesak, dia juga mulai sering batuk2. Padahal sebelum dia sakit, segala cara sudah saya coba buat dia berhenti. Tapi gagal, termasuk membelikan dia sebuah cd hipnoterapi. Bukannya malah kepengaruh, dia malah tidur. Memang kalo ga ada kesadaran dari diri kita sendiri, susah buat merubahnya. Akhirnya dia sepenuhnya sadar. Dan sampai sekarang sudah tidak merokok lagi. Jadi, semua tergantung kita, kalo keinginan kita kuat banget buat berhenti. Saya rasa pasti berhasil…Jangan sia-siakan hidupmu!!

~ by selvinovita on December 20, 2008.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.